Semesta Sekolahku

“Umi, kasihan yaa Raffi Ahmad….. “

raffi-ahmad-130128-logo
Sarah berbisik , ketika saya mulai merebahkan diri ditempat tidur, “ Umi, kayaknya Raffi positip deh. Soalnya ada dua lagi yang dinyatakan positif oleh BNN “ ujarnya lirih. “ Kasihan ya mi, kenapa ya dia milih jalan itu” tanyanya sendu, seakan dia berkata pada dirinya sendiri. Saya tahu, dia memang suka dan mengamati para tokoh atau artis yang dia anggap melangkah dari nol dan kemudian berhasil. Entah itu pengusaha, politisi, atau artis-artis dari dalam dan luar negri.

“ Iya neng, siapapun bisa masuk dalam jebakan itu. Karena mungkin, Raffi mulai merasa ‘kering’ hidupnya. Setelah kesuksesan demi kesuksesan dia raih, dia mengira, dengan membeli motor gede yang mahal, dia akan sangat bahagia. Ternyata itu Cuma sebentaaar saja, lalu dia beli mobil mahal. Dan sensasi di otaknya bahagia sesaat, setelah itu dia kembali melihat mobil mahal itu sebagai barang biasa yang ternyata ngga bikin dia puas dan bahagia. Dia coba cari lagi kepuasan yang lain, pacar misalnya….udah coba yang muda-muda, cantik-cantik, tapi dia ngga puas. Akhirnya, dia coba cari pacar yang usianya lebih tua diatas dia, mungkin awalnya memberi sensasi baru bagi dia, tapi lama kelamaan dia kembali merasakan semua datar dan biasa saja, akhirnya dia mencari pemuas dahaga jiwanya pada narkoba “ saya mencoba menjawab panjang lebar dari pertanyaan Sarah itu.

“Mungkin ini contoh yang bisa Sarah rasakan sendiri, tentang sensasi di otak kita. Ingat ngga, waktu kidzania baru mau buka. Sarah ngarepin, bisa kesana. Kita sampai pelajari dan buka-buka web kidzania yang ada diluar negri. Kesana pertama kali, waktu Sarah masih SD semangat banget kan ? Coba sekarang, apalagi setelah bolak balik bawa anak-anak murid IEC kesana, foto-foto aja Sarah males kan ? itulah sensasi otak. Gampang sekali kita merasa bosan, dan terus ingin lagi cari yang baru, dan mengejar kepusaan duniawi. “ saya coba menjangkau Sarah, dan memberinya contoh yang langsung dia rasakan.

“ Oh iya mi, inget ngga obrolan kita di Cigeuntis waktu itu. Ada ibu, yang orang asli Cigeuntis bilang, “pada ngapain yaa, orang-orang kota datang ka leweung (hutan) kaya gini. Pada ngga kuat, banyak yang pada pingsan. Padahal, kalau saya mah pengennya jalan-jalan tuh ka Mall, Monas, masjid Kubah Mas yang bagus-bagus. Ini mah anak –anak kota teh pada main di kali, disawah …. Memang pada aneh yaa?” iya kan mi”, Sarah mengingat kembali obrolan itu, yang hasilnya abih jadi panjang lebar membahas sensasi indrawi pada kami.

DSC_2038

“Oke, lebih paham kan sekarang. Pada akhirnya, kita juga harus terus berdo’a dan meminta daya-Nya agar kita selalu berada dalam bimbingan-Nya. Kita juga ngga boleh merasa sombong, dan merasa diri kita lebih baik, lebih benar, dan lebih suci dari mereka. Mungkin, setelah datangnya teguran Allah ini pada mereka, mereka bertaubat dan jauh lebih baik dari kita ….. Ini pelajaran buat kita, fitrah kita sebagai manusia, akan merasa puas dan amat sangat bahagia jika kita dekat dengan Allah. Allah akan memberikan sensasi di jiwa dan raga kita yang tidak akan ada habisnya. Kedamaian dan kebahagian yang kita cari tempatnya bukan di pikiran atau diotak kita. Melainkan dihati yang diberikan karunia damai dan bahagia. Datang pada Allah, mendekat terus pada Dia…boleh melalui ibadah wajib, sunah dan jalan-jalan yang udah dicontohkan Rasulullah. Sholat Isya sana, datang ke Allah. Ngadu deh ke Allah,semoga kita selalu ada dalam ridha-Nya “ kututup obrolan malam ini dengan Sarah. Ku rebahkan badanku ditempat tidur seraya berdo’a… Ya Allah, kepadamu hamba pasrah dan berserah diri. Semoga Engkau selalu menuntun kami sekeluarga, berada dalam cinta dan ridha-Mu ya Allah. Amin.

2 comments on ““Umi, kasihan yaa Raffi Ahmad….. “

  1. samsyul alatas
    January 31, 2013

    Wah bu bagus sekali filsafahnya, diperbanyak lagi tulisan seperti ini bu🙂

    • semestasekolahku
      February 1, 2013

      Terima kasih pa atas kunjungannya, aminnn pa…. semoga….🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 28, 2013 by .

Navigation

%d bloggers like this: