Semesta Sekolahku

Bisa murah, bahkan GRATIS untuk membuat buah hati kita gembira dan bahagia…..

Di akhir Mei kemarin,  kami memenuhi janji kami untuk mengajak Zii ke Kidzania. Buat Zii ini pertama kalinya, karena di umur lima tahun akan banyak pilihan mainan yg bisa dia ikuti. Sedangkan  Tegar sudah beberapa kali ke sana. Dan memang setelah  disana,  mereka bermain dengan gembira. Apalagi buat Zii banyak pengalaman baru yang dia serap.  Dimobil dan dirumah dia banyak bercerita. Dengan bangga dia memperlihatkan  SIM  dan kartu ATM yang dia dapat dari sana. Untuk Tegar,  dia ngga terlalu banyak cerita. Mungkin karena ini sudah  beberapa  kalinya dia kesana.

Saya hanya ingin membandingkan, betapa wahana bermain yang menurut ukuran saya relative mahal seperti Kidzania, bagi Tegar dan Zii kalah dibandingkan bermain seluncuran di tebing tanah yang kami temui secara tidak sengaja di perumahan Racamaya Bogor. Kami mengamati, Zii dan Tegar hanya kurang lebih satu hari membahas Kidzania. Tapi, bermain seluncuran tanah di Rancamaya itu, seakan tidak habisnya dia bahas berhari-hari. Untuk bermain kesana lagipun, beragam ide muncul dari keduanya, ini menarik buat saya. Banyak pelajaran yang menarik saya dapat dari pengalaman ini. Betapa saya melihat anak-anak yang masih polos itu, mempunyai sudut pandang yang berbeda satu sama lain ketika melihat obyek yang sama. Karakter masing-masing anak terlihat dengan jelas. Memang usianya juga semuanya berbeda, Atar 9 tahun, Tegar  8 tahun, Zii 5 tahun dan Gaviel 4,5 tahun

Bagi kami ini cukup menarik,   mereka ketika  melihat obyek yang sama, semuanya bereaksi begitu berbeda.  Awalnya saya dengan Gavi  menemukan tebing tanah yang cukup tinggi dan curam ketika menerobos perbatasan komplek perumahan Rancamaya dengan perkampungan penduduk sekitar. “ Ihhh  umi,  dalem banget “  Gaviel berseru sambil terlihat jelas rasa ngerinya. Kemudian datang  Tegar,  “ Wah, tinggi banget….Tapi, seru tuhh mi kalau buat perosotan, tapiii bahaya ngga mi ? “ . Lalu datang  Zii,  “  Wihhh  asik nih mi buat main luncur-luncuran, boleh ya mi…bolehhhh… “  sambil memohon dan terlihat tidak sabar. Kemudian Atar datang sambil membawa minuman yang di minta Gavi, “  Waww  ,seruu banget…..kita bisa meluncur kaya main ice skating “  ujarnya sambil langsung duduk dipinggir tebing dan shuttt meluncur.  Zii  ngga pakai di komando langsung meluncur dibelakang Atar.  Alhasil, pantat mereka terasa panas dan perih. Tegar ikut meluncur, tapi belajar dari kesalahan Atar dan Zii. Dia meluncur pakai kaki beralaskan sandal.

Akhirnya seru sekali ketiganya turun naik  ditebing itu, hampir tiga jam berlalu. Mereka belum mau diajak pulang. Gavi yang usianya memang paling kecil ( 4 tahun) belum berani mencoba.  Tapi dia berperan sebagai tim penolong, yang menjulurkan bamboo .  Seruuu sekali mereka berempat bermain. Tawa mereka begitu lepas. Imajinasi mereka seru-seru dan lucu-lucu.  Kadang mereka merasa tim evakuasi  pesawat sukhoi,  dengan serunya berimajinasi membawa kayu yang  katanya korban. Lalu pura-pura kedinginan karena sedang berseluncur di salju.

Getaran rasa senang  dan  tawa mereka yang begitu lepas, membawa saya juga merasakan puas dan bahagia. Matahari yang mulai panas, seakan ngga terasa menemani mereka hampir empat jam bermain disana.  Setelah sampai dirumah seakan tidak habis-habisnya mereka bercerita tentang seluncuran itu. Bahkan sampai di Bekasi, mereka masih terus membahasnya. Ide mereka terus berkembang  “ Kalau kerumah Atar lagi, kita bawa kardus yg besar. Kita bawa batang kelapa aja, taruh di mobil  dan seterusnya, dan seterusnya…..”   Ahk, betapa  Allah menyediakan alam yang siap untuk member i rasa puas dan bahagia. Tidak dengan harga yang mahal, malah alam menyediakan berbagai fasilitas yang siap menstimulus kreatifitas buah hati kita. Bukan dari segalanya yang seakan sudah siap pakai dan anak-anak hanya tinggal menikmatinya saja. Tapi, alam benar-benar  merangsang anak-anak untuk kreatif. Kita yang menekan tombol positip di jiwa mereka. Melihat  segala sesuatunya sebagai sarana belajar yang menyenangkan.  Mungkin bagi sebagian orang tua, akan sangat melarang putra putrinya main kotor-kotoran seperti itu. Itu pilihan. Dan kami telah memilih.

 

 

2 comments on “Bisa murah, bahkan GRATIS untuk membuat buah hati kita gembira dan bahagia…..

  1. nika
    January 29, 2013

    like this

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 21, 2012 by .
%d bloggers like this: