Semesta Sekolahku

Steve Jobs, Mengubah Dunia dengan Kekuatan Intuisi dan Lompatan Imajinasi

Resensi buku :

Informasi Buku:

Judul: Steve Jobs
Penulis: Walter Isaacson
Penerjemah:Word ++ Translation Service dan Tim Bentang
Penerbit: Penerbit Bentang
Tebal:  728  halaman + Photo
Cetakan:  I, Oktober 2011

STEVE JOBS, MENGUBAH DUNIA DENGAN KEKUATAN INTUISI DAN LOMPATAN IMAJINASI

Berpose, di produk yang diluncurkannya. Memakai celana jeans dan baju berkerah tinggi. Kelihatan begitu bersahaja. Seperti produk yang dihasilkannya,kelihatannya  simpel tetapi sebenarnya sangat canggih. Pada akhir tahun 2010, Apple telah menjual 90 juta iPhone dan meraup lebih dari separuh keuntungan total yang dihasilkan dipasar ponsel global. Belum lagi produk Apple yang lain yang  juga merajai pasaran.

Hikayat Steve Jobs adalah kisah tentang ekonomi kreatif dalam bidang teknologi ,ala Silicon Valley yang   diciptakan sendiri oleh dia, yakni memulai proyek perdana dari garasi rumah orangtuanya dan membangunnya menjadi  perusahaan paling bernilai di dunia.  Dia tidak menciptakan berbagai hal  sekaligus , tetapi dia merupakan seorang ahli dalam menempatkan ide, seni dan teknologi dengan cara yang membentuk masa depan.

Hasilnya dinikmati warga dunia. Dia mengeluarkan serangkaiaan produk-produk hebat. Berikut adalah beberapa pikiran Steve Jobs yang ditulis dengan kalimatnya sendiri :

Cita-cita saya adalah membangun sebuah perusahaan sukses dan mampu bertahan lama, yang isinya adalah orang-orang yang memililki keinginan untuk membuat produk-produk hebat. Selebihnya adalah nomor sekian. Ada orang bilang,”berilah konsumen apapun yang mereka minta”, tetapi itu bukan pendekatan yang saya lakukan. Kami memikirkan apa yang menjadi keinginan pelanggan sebelum hal itu terpikir kan oleh mereka.Orang tidak tahu apa yang mereka inginkan sampai Anda menunjukan seperti apa bentuknya. Itulah mengapa saya tidak percaya kepada riset pasar. Tugas kami adalah membaca segala sesuatunya yang belum pernah ditulis diatas kertas.

Buku yang ditulis Walter Isaacson ini bercerita begitu detail tentang Steve Jobs. Mulai dari Paul Jobs (ayah adopsinya) yang keluar dari anggota pasukan penjaga pantai. Kemudian perkenalannya dengan Clara Hagopian yang akhirnya mengadopsi Steve setelah pernikahan mereka memasuki usia ke sembilan tahun, tidak juga dikaruniai anak.

Disini juga dikisahkan bagaimana Joanne Schieble yang jatuh cinta kepada Abdul Fattah”John” Jandali seorang asisten pengajar Muslim dari Suriah. Joanne hamil diluar nikah pada usia 23 tahun. Dia mempertahankan kehamilannya, yang tidak mendapat restu untuk menikah dengan seorang muslim oleh ayahnya. Dia memberi syarat pada dokter bahwa orang yang boleh mengadopsi anaknya adalah lulusan perguruan tinggi. Sang dokter telah menemukan seorang pengacara yang ingin mengadopsi anak. Lahirlah 24 Februari 1955, sorang bayi laki-laki. Sang pengacara menolak, karena dia ingin anak perempuan. Pada akhirnya anak laki-laki itu tidak jadi anak seorang pengacara, melainkan putra  seorang pria putus sekolah menengah atas yang memiliki hasrat di bidang permesinan dan istri baik hatinya yang bekerja dibidang pembukuan. Paul dan Clara memberi nama bayi baru mereka dengan Steven Paul Jobs.

Masa kecil Steve dibawah asuhan Paul dan Clara berkelimpahan kasih sayang. Paul bahkan menyadari sejak awal bahwa Steve adalah anak jenius. Bahkan Paul dan Clara merasakan bahwa Steve istimewa. Sang Ayah selalu mengajak Steve terlibat dalam setiap kegiatannya. Dia memperkenalkan pada Steve tentang mesin dan ilmu elektro untuk pertama kalinya. Jobs sangat tertarik dengan ilmu itu, tapi yang lebih menarik dari kegiatan ayahnya bagi jobs adalah ketika sang ayah mencari komponen untuk bengkel mobilnya. Pengalaman tawar menawar sang ayah ditempat barang rongsokan begitu membekas hingga dia jadi seorang pengusaha kelak.

Buku setebal 728 halaman dan 20 lembar album foto ini,juga cukup dalam mengulas masa remaja dan pencarian Jobs akan jati dirinya. Universitas Reed, sebuah perguruan seni liberal swasta di Portland Oregon, yg merupakan salah satu perguruan tinggi paling mahal di Amerika Serikat, menjadi tempat pertama kalinya Jobs bertemu dengan buku-buku spiritual dan pencerahan.  Terutama buku Be Here Now. Buku tersebut berisi panduan meditasi dan keajaiban obat bius, karangan Baba Ram Dass, yang lahir dengan nama Richard Alpert.

Ketertarikan Jobs terhadap ajaran dari timur, dan khususnya ajaran Zen Budha, bukan sekedar kertarikan coba-coba khas anak remaja. Jika sudah tertarik dia akan mempelajari segala sesuatu dengan semangat yang total dan mendalam.Bahkan Steve diusia 19 tahun pergi ke India, dan kemudian menjadi seorang vegetarian sampai akhir hayatnya. Ajaran tersebut sangat terlihat dalam kepribadiaannya. Jobs juga sangat terpengaruh pada penekanan yang diberikan ajaran Budha pada intuisi. “ Aku mulai menyadari bahwa pemahaman dan kesadaran berdasarkan ituisi jauh lebih penting, dibandingkan pemikiran abstrak dan analis logika intelektual “ kata Jobs.

Walter Isaacson menulis buku ini berdasarkan wawancara yang dilakukan lebih dari 40 kali selama 2 tahun. Juga Walter mewawancarai lebih dari seratus orang lainnya, seperti keluarga, sahabat, musuh, pesaing, mantan kekasih dan kolega Jobs. Buku ini memang pesanan Jobs, tapi dia menolak mengontrol apa yang akan ditulis, bahkan dia menolak haknya untuk lebih dahulu membaca naskah buku ini sebelum diterbitkan.

Maka akan terlihat dibuku ini, bagaimana persaingan bisnis antra Apple dan Microsoft. Persaingan antara Bill Gates dan Steve Jobs yang telah berlangsung hampir tiga decade, dikupas cukup mendalam. Juga perjalanan bisnis Jobs yang penuh lika liku ditulis apik dan membawa kita seakan terlibat pada masalah-masalah pelik yang dialami Steve Jobs.

Mungkin sebagian dari kita pernah membaca dan paham akan perjalanan perusahaan Apple, tapi disini diulas bagaimana Steve yang Kharismatik itu dapat dengan kejam memecat para karyawannya, tegas pada putusan yang sudah dia buat, begitu otoriter dan banyak di benci oleh orang-orang yang tadinya dekat dengannya.

Hari-hari kelabu setelah dia dikhianati oleh para petinggi Apple yang menendangnya dari perusahaan yang telah susah payah dia dirikan juga mendapat porsi yang cukup banyak dibuku ini. Bagaimana dia bangkit, membuat computer NeXT, bergelut memadukan teknologi dan seni di PIXAR sampai akhirnya melahirkan TOY STORY semua dibahas dengan begitu ispiratif….

Selebihnya adalah hari-hari Jobs yang penuh dengan gairah dan semangat mencipta.Terlihat disini, betapa dia selalu menginginkan yang terbaik dan sempurna. Dia kembali lagi ke Apple, dan kembali memegang kendali disana. Datangnya Jobs kembali, membuat Apple kembali bergairah. Setelah ditinggal Steve, Apple kalah telak dengan Microsoft.Kedatangannya kembali ke Apple membuat semangat pembaruan dan penciptaan produk baru kembali menggema. Dan Steve berhasil.  Mulai dari iMac, iTunes, iPod, iPhone dan iPad.

Kisahnya sebagai pria biasa yang mengasihi orang tuanya,yang melakukan pencariaan ibu kandungnya setelah Clara, ibu adopsinya meninggal dunia juga diceritakan disini. Dan bumbu-bumbu kisah romantisnya dengan pacar-pacarnya yang kemudian dia mempersunting Laurene Powell, menikah ditahun 1991. Ketika kembali ke Apple dan juga memimpin Pixar, Jobs merasakan kelelahan yang sangat. Pada Oktober 2003 kankernya terdeteksi, maka pada bagian akhir dari buku biografi Steve Jobs ini menceritakan perlawanan Steve melawan kanker yang akhirnya dia menyerah……

Dalam iklan Apple, Think Different yang terkenal itu, Jobs membuat brand Apple :

“Bersulang untuk mereka yang gila.Lain. Tukang berontak.Biang Onar.Aneh sendiri.Yang berpandangan berbeda. Yang tidak suka aturan. Yang anti kemampanan. Silahkan contoh mereka, bantah mereka, puji atau caci mereka. Tetapi jangan abaikan mereka. Karena merekalah agen perubahan. Merekalah yang memajukan umat manusia. Meski kata orang mereka gila, geniuslah yang kami lihat. Karena si gila yang yakin bisa mengubah dunia…..bisa mengubah apa saja .”

Penulis : Neneng Marlia

E-mail   : nenengmarlia@yahoo.com

2 comments on “Steve Jobs, Mengubah Dunia dengan Kekuatan Intuisi dan Lompatan Imajinasi

  1. Teja Hardy
    January 19, 2012

    ulasannya bikin ngiler. Beli bukunya, ah!! Tx for referensinya

    • semestasekolahku
      January 20, 2012

      makasih sudah berkunjung, ngga nyesel deh beli bukunya….banyak hal menarik dibahas di sana, ulasan perjalanan dunia gadget banyak dibahas cukup detail, selamat membaca ^__^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 18, 2011 by .
%d bloggers like this: