Semesta Sekolahku

Kembalilah pada fitrah, dalam mendidik anak

Kembalilah pada fitrah, dalam mendidik anak

 

Ada rasa takut saya menuliskan ini. Terutama pada hati kita yang kadang berbolak balik. Tapi dengan niat berbagi, saya coba menulisnya. Perkenalan saya dengan sistim pendidikan Charlotte Mason baru-baru ini, membuat saya bertambah yakin dengan apa yang sudah saya lalui.  Pernikahan kami yang sudah memasuki 23 tahun dan dikarunia 5 orang putra putri, rasanya lengkap sudah.  Ketika si sulung telah berhasil di wisuda,  kebetulan belum lagi kuliahnya selesai dia sudah diminta bekerja, dan putri kedua saya juga sudah bekerja, saya semakin percaya diri dengan apa yang kami sekeluarga lakukan.

Saya tidak memungkiri, sedari awal buku Toto Chan banyak menginspirasi saya. Diawal peluncurannya di Indonesia kurang lebih tahun 1987, saya banyak ikutan bedah buku  yang  membahas buku itu. Kebetulan saat itu saya jadi reporter sebuah majalah remaja Islam. Bersama suami, saya ingat banyak kita membahas tentang buku tersebut. Klop juga dengan pengetahuan suami yang jebolan pesantren . Dia sangat meyakini, ibu adalah sekolah pertama buat sang anak sampai anak berumur 6 tahun, jadi kita sepakat untuk tidak memasukan anak kita sekolah sampai dia berusia 6 tahun.

Namun ternyata kita sempat goyah, dan akhirnya kita menyekolahkan si sulung ke TK Islam. Hanya beberapa bulan, dia sudah tidak kerasan lagi di sekolah. Selama masa itu kami mendidiknya sendiri dirumah. Kami ingin dia  bisa masuk di SD Islam Bani Saleh di Bekasi. Kala itu, karena peminat SDI Bani Saleh banyak, maka ada seleksi untuk bisa diterima disana. Syukurlah, dia bisa diterima dan prestasinya lumayan bagus di sana. Dan cuma dia di angkatannya itu yang ngga punya ijasah TK yang bisa diterima disana.

Hampir sama dengan kakaknya, putri kedua saya juga hanya beberapa minggu duduk dibangku TK. Belum lagi sebulan, dia sudah mogok sekolah. Abinya yang memang sejak awal tidak ingin memasukannya ke TK langsung mendukungnya untuk berhenti . Dan ternyata, dia kembali bisa diterima di SDI Bani Saleh setelah melalui serangkaian tes masuk yang cukup rumit untuk anak usia 6 tahun.

Sedangkan Sarah, sama sekali tidak pernah daftar TK ataupun PAUD. Dan dia tidak mau belajar menulis dirumah, walau sudah lancar membaca di usianya yang baru tiga tahun. Saya tidak memaksa dia untuk belajar menulis. Saya biarkan dia membaca, membaca dan membaca…..Sampai akhirnya di usia 6 tahun dia masuk SD Negri Harapan Jaya IX. Saya ingat, gimana Sarah panic karena ngga bisa nulis. Teman-temannya yang jebolan TK rata-rata sudah lancar menulis. Ngga jarang sambil berlinang air mata, dia harus meneruskan menulis dikantor di meja walikelasnya, karena kelas akan dipakai oleh anak yang masuk siang.

Tapi ternyata itu tidak berlangsung lama. Setelah kemauaan itu datang, Sarah terussss dan terus maunya nulis saja. Kalau tidak salah, tidak sampai sebulan dia dapat mengejar ketinggalannya itu. Dan berhasil memperoleh peringkat 1 dikelasnya.

Di masa-masa itu, saya belum bersentuhan dengan internet. Untuk membeli buku-buku juga dana tidak ada. Maka teori-teori yang kami pakai seadanya dari yang kami miliki. Tentunya modal awal adalah pengetahuan Islam kami yang masih amat sangat sedikit, coba kami amalkan dan terapkan. Malah bersama abihnya kami sering berdiskusi tentang kitab-kitab kuning yang jadi koleksinya.

Kala itu kami berdua menyimpulkan, dalam memberi ilmu pada anak, anak harus dalam keadaan rela dan gembira. Tumbuhkan padanya nilai-nilai luhur dan kecintaan pada ilmu apapun yang jadi minatnya. Dan yang amat sangat kami tekankan dan jadi komitmen kami kala itu, bahwa anak-anak kami sedapat mungkin, dengan kuasa dan ijin-Nya…..kami ingin mendidik mereka yang utama adalah yang sesuai dengan fitrahnya.

Sedangkan fitrah menurut pemahaman kami, yang kami kaji dari Al-Qur’an adalah :

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada  Allah; tetaplah atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”

 

Dalam surat  Ar Rum ayat 30 di jelaskan agar manusia menghadapkan dirinya kepada Allah. Dalam segala situasi dan kondisi kita tetap berada di jalan-Nya. Kita dengan jelas diperintahkan untuk selalu berhubungan dengan Allah. Keinginan berhubungan dengan Allah ini ,lebih nyaman jika dilandasi dengan rasa cinta kasih kita pada-Nya. Cinta kita pada Allah, kerinduan kita pada-Nya akan melahirkan kekuatan, kreatif, imajinatif , kerelaan berkorban. Sedangkan bila kita menyembah Allah karena rasa takut , membuat hidup senantiasa melelahkan dan tidak menggairahkan.

(kami akan membuat tulisan tersendiri membahas tentang fitrah berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist)

Kami senantiasa berusaha mengajak putra putri kami untuk terus mendekat pada Allah.  Tidak dengan cara menakutinya dengan neraka, atau begitu berharap beribadah karena semata-mata berharap surga. Tapi benar-benar karena kita sangat membutuhkan Allah, merindukan-Nya dan semoga tumbuh rasa cinta putra putri kami pada Allah…..amin….

Pada kesehariannya, kami tidak pernah menuntut mereka untuk belajar, atau ikut les ini dan itu sepulang sekolah. Buat kami, pelajaran-pelajaran di sekolah sudah cukup membuat mereka cape dan nampak jenuh…. ( Kala itu, saya belum tahu Home Schooling .. ^___^ ).  Saya ingat SMP dan SMA dia berhasil masuk SMP dan SMA yang lumayan bagus untuk daerah Bekasi. Mereka bercerita, dalam kelasnya, Cuma dia sendiri yang ngga ikut bimbel….

Sungguh, membaca tulisan demi tulisan Charlotte Mason ada beberapa hal mungkin sudah kami terapkan tanpa kami pernah tau tentang teori-teori yang akhir-akhir ini baru kami temukan. Saya print postingan bu Ellen, membahasnya dengan suami saya.Kami ingat bagaimana kami begitu yakin bahwa anak-anak harus sesering mungkin bersentuhan dan berhubungan langsung dengan alam  Betapa kami terinspirasi dari Nabi Muhammad  SAW, yang ketika kecil sampai remaja bersentuhan langsung dengan alam dan tinggal di desa. Padahal beliau keturunan bangsawan Arab yang pada masa itu Mekah adalah kota besar. Tapi Rasulullah menjadi penggembala yang sangat sayang pada hewan ternaknya, dan tinggal di desa.

Pada  masa anak-anak kecil, kami rutin mengajak mereka nengok  kambing yang kami pelihara bersama sahabat kami yang tinggal diperbatasan komplek tempat tinggal kami. Kampung Rawa Bugel yang berbatasan dengan Perumahan Harapan Jaya, pada tahun 1998 masih banyak sawah-sawah. Si Sulung bersama sahabatnya akan nampak puas dan gembira jika bisa dapat lele atau belut dari sawah….

Saya bisa merasakan kepuasan dan kegembiraan mereka jika habis bermain lepas dari sawah. Itu ngga terlalu di dapat, jika kami mengajak mereka ke kolam renang atau ke mall. Kadang kami bawa bekal, cari pinggiran sawah yang juga dekat rel kereta api…….wah, kalau udah dapat tempat yang nyaman, mereka susah diajak pulang…..dan itu membekas sampai mereka sekarang sudah berusia  21 tahun dan  19 tahun..

Kini……si Sulung telah lulus dari IPB Bogor dan bekerja di sebuah perusahaan asing, sejak SMA dia begitu berminat pada dunia desain grafis. Dari sentuhan kreatifnya semasa kuliah dia sudah bisa cari biaya sendiri, tidak merepotkan kami.  Juga adiknya, selepas SMA tahun 2010 dia ingin memperdalam minatnya di dunia broadcast. Sejak masih SMA otodidak  memperdalam cara jadi penyiar  dan  magang di sebuah radio swasta di Jakarta. Kini dia, dengan ijasah SMAnya diterima jadi penyiar di radio Prambos Bandung…

Uniknya, dan bikin kami tambah mantap homeshooling…..mereka berdua selama ini, dapat pekerjaan tersebut ngga pernah ditanya….apalagi sampai memperlihatkan ijasah mereka. Mereka benar-benar dilihat dari kemapuan yang mereka miliki.

Yang saya rasakan, mereka begitu menikmati dan begitu bergairah untuk terus menggali ilmu dari bidang yang sekarang mereka minati.

5 comments on “Kembalilah pada fitrah, dalam mendidik anak

  1. Alhamdulilllah yaa bu… Saya turut bahagia membaca nya…

    • semestasekolahku
      December 5, 2011

      terima kasih, semoga sedikit cerita ini bisa berbagi pengalaman yang mudah-mudahan ada manfa’atnya…….

      ma’af baru bales, kemaren2 koq ngga bisa kebuka blognya…..

  2. two tumbs up… !

  3. semestasekolahku
    December 30, 2011


    Raken Asri Mada Lestari terimakasih postingannya ibu Neneng Marlia,semakin menguatkan saya yg baru mempunyai anak berumur 7 & 3 thn….pelukkkkk
    November 18 at 12:21pm • Like

    Aar Sumardiono Terima kasih sudah berbagi cerita mbak Neneng Marlia. Indah sekali. Saya quote bagian ini yg menurut sy adl esensi parenting: “Kala itu kami berdua menyimpulkan, dalam memberi ilmu pada anak, anak harus dalam keadaan rela dan gembira. Tumbuhkan padanya nilai-nilai luhur dan kecintaan pada ilmu apapun yang jadi minatnya.”
    November 18 at 12:21pm • Like • 4

    Rumah Ummi Subhanallah…pastinya butuh kesabaran ekstra yah tuk HS. Anak saya baru 2 & 7 bulan. Refensi buku apa aja yah yg wajib dibaca tuk orangtuanya, mumpung anak2 masih cimut2. Info yg edukatif, makasih yah.
    November 18 at 12:49pm • Like

    Kemerdekaan Belajar Betul Bu Neneng. Paling penting kemampuan dan karakter, kalau ijazahnya didapat karena rasa takut dan akhirnya mendukung perbisnisan yg tidak layak, buat apa? Kalau ijazah/legalitasnya didapat karena memang hak nya sebagai warga negara maka semoga anak2 dilindungi yg di atas selalu.
    November 18 at 1:57pm • Like

    Ninna Meilina Upst…. Terus menularkan virus2 HS pada diriku…. Uhuk…uhukk… Nyaris terinfeksi niih…. Tapi belum pede menjalankannya. Semoga dimudahkan dan tetap istiqomah untuk komunitas HS…
    November 18 at 6:14pm • Like

    Rien Suwarni Terima kasi bu, telah membagi2 kan pengalaman dlm mendidik anak,
    November 18 at 11:27pm • Like

    Neneng Marlia ‎@Mba Raken, terima kasih juga…..rasanya kita saling menguatkan dan semakin berada dalam satu rasa untuk satu cita-cita dan semoga niat kita memberikan yang terbaik buat putra putri kita mempunyai arti bagi kemanusiaan…..peluk hangat….
    November 20 at 4:05am • Like

    Neneng Marlia ‎@Mas Aar , sangat terispirasi dari ketulusan keluarga ‘Rumah Ispirasi’ yang begitu tulus berbagi pengalaman dan ilmu yang sangat memberi pencerahan. Menemukan Rumah Inspirasi, membuat saya merasakan bahwa internet di rumah begitu berarti…..terima kasih mas Aar Sumardiono dan Mba Mira Julia …..
    November 20 at 4:13am • Like • 2

    Neneng Marlia ‎Rumah Ummi, untuk buku bacaan koleksi saya sangat terbatas ummi, saya banyak dapat ilmu HS dari postingan teman-teman di Klub Oase, Indonesia Homeschoolers,Rumah Inspirasi,@komuitas charlotte Mason dll
    November 20 at 6:30am • Like

    Neneng Marlia ‎Kemerdekaan Belajar, setuju bu Ines, semoga kita dikuatkan pada niat kita, untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa ini dan bisa menularkan ide-ide luhur yang memberi pencerahan,seperti yang sudah saya rasakan suntikan bu Ines yang membuat rasa percaya diri saya jadi bulat untuk berHS…..semoga kita tetap Istiqomah….amin…
    November 20 at 6:43am • Like

    Neneng Marlia ‎Ninna Meilina, ayo deh kita mulai…..minimal sekarang kita tidak lagi berpatokan pada angka-angka raport dalam menilai anak-anak kita, tapi membangun kecintaannya pada ilmu dan karakter yang luhur….
    November 20 at 6:48am • Like

    Neneng Marlia ‎@ buat bu Rien dan teman-teman yang lain terima kasih atas dukungannya……
    November 20 at 6:50am • Like
    o

  4. reishafatoni
    December 4, 2014

    MaasyaAllaah..
    Sebelumnya salam kenal, Bu Neneng🙂
    Saya ibu 1 putra yg usianya baru menginjak 20 bulan & sedang cari-cari info tentang HS. Googling2 dan tibalah disini saat sedang search HS Bekasi. Ibu masih tinggal di Bekasi? Bolehkah sy memperoleh kontak ibu? Bila berkenan, mohon dikirim melalui email ke reishadesrani@gmail.com.
    Terimakasih..

    Wassalaamu’alaykum
    – Reisha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 18, 2011 by .
%d bloggers like this: