Semesta Sekolahku

Salam pembuka

Alam semesta, sekolah yang Allah sediakan bagi kita.  Tangan-tangan mungil Tegar dan Zii yang belepotan tanah dan bau lumpur. Curahan rahmat Allah berupa hujan  deras yang membasahi tubuhnya,  silaunya mata kecilnya yang melihat cahaya kilat….dan guntur yang bergemuruh…..mengemuruhkan banyak tanya dari lisannya….Kami biarkan Tegar dan Zii meraba, merasakan bahkan mencari berbagai jenis pasir dan tanah yang jarang kami jumpai.  Kami biarkan tangan – tangan mungilnya merasakan setiap tekstur tanah, pasir, batu, ulat , katak, jangkrik, belalang, cicak, bahkan kecoak….dan semua alat peraga alami yang tampak didepan matanya.

Kami membiarkan Tegar dan Zii merasakan lembutnya desiran angin, atau senggaja merasakan angin kencang yang meliuk-liukan batang –batang rumpun bambu, mengoyak-oyak daun-daun pisang…sampai terlihat ngeri diwajah mereka…kadang…kami mendatangi pantai, untuk bercerita padanya bagaimana angin dapat menggerakan perahu-perahu nelayan…..dan mencoba mengajak mereka masuk lagi lebih dalam, merasakan aroma pantai,anginnya, mengesekan pasir-pasir lembut ketubuhnya, terus kami masuk lagi pada rasa yang lebih dalam…..mengaggumi pencipta pasir ini…..berterimakasih pada pembuat pantai dan lautan yang indah ini….bersyukur dan memanggil nama-Nya pelan-pelan….

Kepekaan indera perasa ini, kami tumbuhkan pelan-pelan…..kami bersama merasakan derasnya guyuran hujan yang sampai membuat kulit kami pedih saking derasnya ……dan dimotor yang menuju kerumah, kami melepas jas hujan….menikmati limpahan rahmat ini dari sang Pemilik Semesta…..

Indra pengecapnyapun kami biarkan merasakan segarnya air hujan, atau  sengaja mecari-cari pohon-pohon ciplukan, markisa kecil, belimbing perdu dan yang lainnya….kami biarkan Tegar Zii  melihat, meraba, membau, mengecap, menghirup, mendengar dari laboratorium semesta di sekitarnya.

Kami biarkan dia belajar dari pohon ciplukan. Bagaimana dia asal mengambil buah yg masih hijau, ternyata rasanya pahit sekali. Dicobanya lagi, lagi, dan lagi…sampai mereka mengambil kesimpulan buah mana yang rasanya enak dan manis.

Ini sekedar pembuka, bagi sahabat-sahabat yang ingin saling berbagi di sebagian ruang kelas kami. Disekolah semesta , dimana kami meyakini proses belajarnya tidak pernah berhenti. Dimana ini menjadi tempat buat kami, menguatkan cinta yang telah dipercaya Allah menitipkan lima permata kalbu kami. Untuk mengenalkan pada putra putri kami tentang mencintai Rabb-nya. Mengenal Pencipta-nya.  Juga memuliakan nabi Muhammad SAW, yang bagi kami merupakan sumber ilmu, dari  rasul tercinta inilah cikal bakal semua rahasia dan mari’fat.

Semoga mereka dapat mengamalkan ayat Allah yang berbunyi :

‘Sungguh dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian siang dan malam terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal ‘(QS. Ali-Imran:190)

4 comments on “Salam pembuka

  1. bizdev
    September 26, 2011

    Great plan, nice blog .. 🙂

  2. amanyaulady
    January 6, 2012

    subhanalloh,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 16, 2011 by .

Navigation

%d bloggers like this: